Sabtu, 23 April 2011

Khasiat Daging Landak


Manfaat & Khasiat Daging Landak - LANDAK adalah binatang yang memiliki duri-duri tajam di sekujur tubuhnya sekaligus sebagai senjata pelindung. Di beberapa wilayah, binatang untuk bezoar stone itu memang sudah cukup langka. Namun di kaki Gunung Merbabu, binatang untuk pengobatan batu landak tersebut masih cukup mudah didapati. Pernahkah anda berfikir bila daging Landak atau bezoar treatment ternyata memiliki rasa nikmat dan berkhasiat bila dikonsumsi?

Adalah rumah makan Fani yang terletak di sisi kiri jalan raya menuju Kopeng. Disana anda bisa menikmati daging landak atau stone treatment dengan dimasak sate maupun rica-rica. Pemilik warungnya, Herman Widagdo (37) yang mengaku sudah setahun terakhir menggeluti usaha tersebut. “Awalnya saya suka berburu dan sering mendapat Landak di kaki Gunung Merbabu maupun Telomoyo. Saking seringnya dapat binatang buruan, terus saya mencoba membuka warung ini,” tuturnya.

Diakuinya, banyak pelanggan stone treatment yang datang dari berbagai kota di Jateng untuk menikmati masakan dari daging bezoar yang juga untuk healing stone itu. Mereka meyakini Landak untuk bezoar stone bisa meningkatkan stamina pria, khususnya di bagian ekor.


Duri bezoar yang tajam untuk healing stone pun ternyata memiliki manfaat yakni sebagai penyembuh sakit gigi. Caranya, satu duri dibakar hingga hangus dan menjadi debu lantas diletakkan di dalam kapas. Selanjutnya kapas itu ditempatkan di gigi yang berlubang dan terasa sakit. Satu lagi yang sering dicari para pembeli adalah empedu yang diyakini untuk mengobati asma.

Soal stok, Herman mengaku tidak kesulitan mendapatkannya karena dia sering berburu sendiri di kedua kaki gunung itu. Selain itu warga disana juga sering menyetorkan batu landak ke tempat usaha yang dikelolanya. Landak untuk bezoar treatment, dia membeli dari warga berkisar Rp 30.000-150.000/ekornya tergantung besar kecilnya.

2 komentar:

  1. Ya Allah pak kasian itu landaknya, landak khan binatang yg dilindungi, toh tidak semua landak ada batunya. Landak sudah mulai langka lho pak.. piye tho pak'e iki...!?!?!?!?

    BalasHapus